Saturday, February 18, 2012

Sejarah Perkembangan Bumi dan Pembagian Zamannya

Pengantar


Dahulu bumi dipercaya masih berupa gumpalan gas. Gumpalan gas tersebut berputar dan memadat menjadi berbentuk bola yang akhirnya disebut bumi. Sejarah Perkembangan bumi dapat dibagi menjadi Arkaekum, Palaezoikum, Mesozoikum, dan Neozoikum


A. Arkaekum


Zaman arkaekum merupakan zaman pertama dimana bumi masih mengalami perkembangan dari berupa gas berangsur-angsur dingin. Oleh karena itu, pada zaman arkaekum diyakini belum dihuni oleh makhluk hidup.


B. Palaeozoikum


Pada zaman ini, makhluk hidup pertama yang muncul di bumi yaitu makhluk hidup bersel satu yang disebut mikroorganisme, disusul beberapa jenis ikan, amfibi dan reptil. Pada zaman ini hewan vertebrata masih sangat sedikit

C. Mesozoikum

Binatang bertubuh besar mulai muncul di zaman ini. Dinosaurus, tyranosaurus dan stegosaurus menghuni bumi dan menjadi penguasanya. Burung-burung diduga sudah ada pada zaman ini.


D. Neozoikum

Zaman Neozoikum disebut juga Kainozoikum. Zaman ini dibagi menjadi zaman Tersier dan Kuater. Pada zaman tersier, hewan-hewan menyusui mulai muncul, monyet dan kera bertumbuh pesat. Pada zaman kuarter masih dibagi lagi menjadi kala Pleistosen dan Holosen. Kala Pleistosen atau Deluvium ditandai dengan mencairnya es di Kutub Utara. Oleh karena itu juga disebut zaman es atau glasial. Kala Holosen mulai ditandai dengan munculnya Homo sapiens diantaranya adalah Homo wajakensis. Wilayah Indonesia yang dahulu bergabung dengan benua Asia terbelah dan menjadi paparan Sunda. Sementar daerah Indonesia yang dahulu bergabung dengan benua Australia terbelah dan membentuk paparan Sahul.





No comments:

Post a Comment